UPDATE : INFORMASI PENERIMAAN MAHASISWA BARU KUNJUNGI : www.pmb.umk.ac.id || PENDAFTARAN MAHASISWA BARU KUNJUNGI : www.umk.ac.id/daftar || PENDAFTARAN MAHASISWA BARU 2017/2018 GEL. I DIPERPANJANG HINGGA 24 MEI 2017

Memilih Benih Jagung Unggul

Tanaman Jagung merupakan salah satu jenis tanaman pangan biji-bijian dari keluarga rumput-rumputan. Tanaman jagung berasal dari Amerika yang tersebar ke Asia dan Afrika melalui kegiatan bisnis orang-orang Eropa ke Amerika. Sekitar abad ke-16 orang Portugal menyebarluaskannya ke Asia termasuk Indonesia. Orang Belanda menamakan jagung dengan sebutan "mais" sedangkan orang Inggris menamakannya "corn".

Varietas unggul mempunyai sifat seperti produksinya tinggi, umur pendek, tahan terhadap serangan hama dan penyakit dan sifat-sifat lain yang menguntungkan. Varietas unggul ini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu jagung hibrida dan varietas unggul bersari bebas. Jagung varietas unggu umunya memiliki daya tumbuh tinggi, murni, tidak mengandung kotoran, tidak tercemar hama dan penyakit. Benih yang demikian dapat diperoleh bila menggunakan benih bersertifikat.

Pada umunya benih yang dibutuhkan sangat bergantung pada kesehatan benih, kemurnian benih dan daya tumbuh benih. Penggunaan benih jagung hibrida biasanya akan menghasilkan produksi yang tinggi. Tetapi jagung hibrida mempunyai beberapa kelemahan dibandingkan varietas bersari bebas yaitu harga benihnya lebih mahal dan hanya dapat digunakan satu kali tanam serta tersedia dalam jumlah terbatas.

Nama beberapa varietas jagung yang dikenal antara lain : Abimanyu, Arjuna, Bromo, Bastar Kuning, Bima, Genjah Kertas, Harapan, Harapan Baru, Hibrida C1, Hibrida IPB, Kalingga, Kania Putih, Malin, Metro, Nakula, Pandu, Parikesit, Permadi, Sadewa, Wiyasa, Bogor Composite-2. Apabila ingin menggunakan varietas hibrida maka dapat dicermati pada beberapa contoh varietas hibrida yang ada.

Di Indonesia, daerah-daerah penghasil utama tanaman jagung adalah Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Madura, Yogyakarta, NTT, NTB, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Maluku. Khusus Daerah Jawa Timur dan Madura, budidaya tanaman jagung dilakukan secara intensif karena kondisi tanah dan iklimnya sangat mendukung untuk pertumbuhannya.

 

Dikutip dari rubrik "Among Tani" Harian Suara Merdeka

Halaman 19 dari 28

INFO KOPERTIS VI

BERITA DIKTI

Go to top