Memilih Benih Jagung Unggul

Tanaman Jagung merupakan salah satu jenis tanaman pangan biji-bijian dari keluarga rumput-rumputan. Tanaman jagung berasal dari Amerika yang tersebar ke Asia dan Afrika melalui kegiatan bisnis orang-orang Eropa ke Amerika. Sekitar abad ke-16 orang Portugal menyebarluaskannya ke Asia termasuk Indonesia. Orang Belanda menamakan jagung dengan sebutan "mais" sedangkan orang Inggris menamakannya "corn".

Varietas unggul mempunyai sifat seperti produksinya tinggi, umur pendek, tahan terhadap serangan hama dan penyakit dan sifat-sifat lain yang menguntungkan. Varietas unggul ini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu jagung hibrida dan varietas unggul bersari bebas. Jagung varietas unggu umunya memiliki daya tumbuh tinggi, murni, tidak mengandung kotoran, tidak tercemar hama dan penyakit. Benih yang demikian dapat diperoleh bila menggunakan benih bersertifikat.

Pada umunya benih yang dibutuhkan sangat bergantung pada kesehatan benih, kemurnian benih dan daya tumbuh benih. Penggunaan benih jagung hibrida biasanya akan menghasilkan produksi yang tinggi. Tetapi jagung hibrida mempunyai beberapa kelemahan dibandingkan varietas bersari bebas yaitu harga benihnya lebih mahal dan hanya dapat digunakan satu kali tanam serta tersedia dalam jumlah terbatas.

Nama beberapa varietas jagung yang dikenal antara lain : Abimanyu, Arjuna, Bromo, Bastar Kuning, Bima, Genjah Kertas, Harapan, Harapan Baru, Hibrida C1, Hibrida IPB, Kalingga, Kania Putih, Malin, Metro, Nakula, Pandu, Parikesit, Permadi, Sadewa, Wiyasa, Bogor Composite-2. Apabila ingin menggunakan varietas hibrida maka dapat dicermati pada beberapa contoh varietas hibrida yang ada.

Di Indonesia, daerah-daerah penghasil utama tanaman jagung adalah Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Madura, Yogyakarta, NTT, NTB, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Maluku. Khusus Daerah Jawa Timur dan Madura, budidaya tanaman jagung dilakukan secara intensif karena kondisi tanah dan iklimnya sangat mendukung untuk pertumbuhannya.

 

Dikutip dari rubrik "Among Tani" Harian Suara Merdeka

Inovasi Oven Surya Dalam Pembuatan Genteng Tradisional

Genteng adalah salah satu produk gerabah yang dikatagorikan sebagai salah satu bahan bangunan yang difungsikan sebagai penutup bagian atap rumah yang sangat sering digunakan oleh masyarakat. Di Indonesia sendiri terdapat banyak daerah yang memproduksi genteng secara tradisional, beberapa contoh yang paling terkenal diantaranya adalah Kebumen (Jawa Tengah), Jatiwangi (Jawa Barat), Godean (Yogyakarta), dan Jepara (Jawa Tengah).

Selengkapnya: Inovasi Oven Surya Dalam Pembuatan Genteng Tradisional

Agar Kelengkeng Berbuah Tebal

Tanaman Kelengkeng merupakan tanaman buah yang banyak digemari oleh masyarakat, selain rasanya yang manis tanaman ini dapat berbuah tidak mengenal musim, berpotensi untuk bisnis, dapat ditanam pada rendah dan dapat ditanam pada lahan yang sempit bahkan dapat ditanam dalam pot.

Dari jenis kelengkeng yang dibudidayakan dapat dipilih jeis kelengkeng pingpong, kelengkeng diamond river, kelengkeng kristalin, dan kelengkeng itoh.

Selengkapnya: Agar Kelengkeng Berbuah Tebal

Kunjungan Rektor Beserta Jajarannya Ke Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus

Pada tanggal 27 Januari 2016 lalu, Pihak Universitas Muria Kudus mengadakan kunjungan ke Fakultas Pertanian, Kunjungan tersebut memang dilaksanakan rutin selama setahun sekali. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk mendengar aspirasi dan perkembangan masing-masing fakultas, Untuk Fakultas Pertanian sendiri dilaksanakan di Ruang VIP Gedung R Djarum Foundation. Pertemuan  tersebut dihadiri oleh Pihak Yayasan Universitas Muria Kudus, Rektor, Wakil Rektor, Dosen dan staff  Fakultas Pertanian dan juga perwakilan dari mahasiswa

Pertemuan tersebut diawali dengan Sambutan Bapak Ir. Hadi Supriyo, MS selaku Dekan Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus, Beliau memaparkan kegiatan yang usai dilaksanakan meliputi Ujian semester, Entry nilai dan lain-lain. Dalam hal ini beliau menjelaskan mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan diantaranya adalah Penambahan Lahan Percobaan yang dekat dari kampus dan terdapatnya sumber air yang memadai,  pembangunan Gazebo guna tempat mahasiswa dalam mengerjakan tugas, penambahan perlengkapan laboratorium dan juga pemberian CCTV pada lantai empat guna keamanan dan kenyamanan Warga fakultas.

Selengkapnya: Kunjungan Rektor Beserta Jajarannya Ke Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus

Halaman 6 dari 8

Go to top