Ayo kobarkan semangat kemerdekaan RI ke 76 dengan membuat twibbon Kemerdekaan RI ke 76.

Berikut ini langkahnya :

1.   Klik link

https://twb.nz/merdekake76thn

2.  Klik "Pilih Foto" dan pilihlah foto yang kamu ingin pasang di twibbon
3.  Jika sudah, klik "Ok/ Open"
4.  Atur posisi foto (bisa melihat preview foto twibbonnya)
5.  Apabila dirasa sudah pas, klik tombol selanjutnya
6.  klik pada unduh foto.

Demikian, semoga menambah semangat dalam menyambut kemerdekaan RI yang ke 76.

UMK – Pada hari senin 26 Oktober 2020 Program Studi (progdi) Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus mengadakan kuliah perdana secara daring. Hal ini merupakan untuk pertama kalinya progdi agroteknologi UMK melakukan kuliah perdana secara daring dikarenakan pandemi. Kegiatan tersebut bertema "Fenomena La Nina dan Dampaknya bagi Sektor Pertanian" dengan narasumber Ir. Tuban Wiyoso, M.Si selaku Kepala BMKG Staklim Semarang Jawa Tengah.

La Nina merupakan peristiwa turunnya suhu air laut di Samudera Pasifik di bawah suhu rata rata sekitarnya. Hal ini disebabkan karena suhu permukaan laut pada bagian barat dan timur Pasifik lebih tinggi daripada biasanya. Peristiwa tersebut menyebabkan tekanan udara pada ekuator Pasifik barat menurun yang mendorong pembentukan awan berlebihan dan menyebabkan curah hujan tinggi pada daerah yang terdampak.

Di indonesia sendiri fenomena La Nina akan membuat cuaca pada musim kemarau menjadi lebih basah. Fenomena ini terjadi sepanjang tahun yang menyebabkan tingginya curah hujan, dan diprediksi mencapai puncak pada bulan desember, januari dan februari.
Ir. Tuban Wiyoso menyampaikan “La Nina mempunyai efek positif dan negatif bagi petani, untuk efek positif seperti peluang percepatan dan luas tanam dikarenakan peningkatan curah  hujan yang datang lebih cepat sedangkan sisi negatifnya seperti potensi kerusakan tanaman akibat banjir dikarenakan curah hujan yang tinggi” paparnya. (FP_UMK)

KUDUS - Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, untuk tahun ini mahasiswa baru Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus harus memulai masa pengenalan mahasiswa baru lewat daring. Mengingat memang wabah covid-19 belum usai. Ada beberapa kelemahan dari pengenalan versi daring ini diantaranya yakni mahasiswa belum bisa mengenal sarana dan prasarana (sarpras) kampus secara langsung.

Untuk itu dari Fakultas Pertanian UMK berinisiatif melakukan pengenalan sarpras fakultas secara langsung kepada mahasiswa baru. Kegiatan ini dilakukan dalam empat sesi dengan mematuhi protokol kesehatan. Acara meliputi sambutan dari Dekan, Wakil Dekan dan Ka. Progdi dilanjutkan dengan pengenalan secara langsung ke ruang dosen, ruang dekanat, ruang tata usaha dan ruang laboratorium. (FP-UMK)

KUDUS - BEM Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus melakukan gerakan menanam 1000 pohon pada hari Kamis, 28 November 2019 di kawasan hutan Resot Pemangkuan Hutan (RPH) Ternadi desa Ternadi, Kecamatan Dawe. Gerakan ini dinisiasi oleh PERHUTANI KPH Pati dalam rangka hari pohon sedunia yang jatuh pada tanggal 21 November. Acara yang dihadiri langsung oleh kepala ADM Perhutani KPH Pati ini diharapkan mampu mendukung kelestarian hutan secara berkelanjutan. Bibit yang ditanam sebanyak 22.000, terdiri dari bibit buah dan sebagian besar bibit pohon pinus.

Kegiatan dibuka dengan penanaman pohon pertama oleh Sukidi selaku ADM KPH Pati bersama dekan Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus, Ir. Zed Nahdi, M.Sc. Mahasiswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan menanam sesuai dengan lokasi penanaman yang telah disediakan. Sebelumnya, Sukidi menjelaskan bahwa penanaman bibit harus tepat artinya media akar tidak boleh rusak agar kondisi akar tetap terjaga, bibit yang sudah ditanam juga harus diikatkan dengan ajir agar tidak mudah roboh, setelah bibit ditanam segera dilakukan penyiraman mengingat kondisi tanah yang kering. “Harapanya nanti akan berkembang dan terus memberi manfaat khususnya bagi lingkungan hutan yang ada” Tutur Ir. Zed Nahdi, M.Sc. (nindya_fp)

UMK – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian UMK adakan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Dasar (LKMM) untuk Mahasiswa baru angkatan 2019. Acara yang menjadi agenda tahunan tersebut berlangsung selama tiga hari, dimulai dari 8 November sampai 11 November 2019. di Gedung R Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus. Rangkaian acara ini dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian Ir. Zed Nahdi, M.Sc dan dilanjutkan dengan sambutan dari kaprogdi dan paparan materi dari wakil dekan III bidang kemahasiswaan, Ir. Suharjianto, MP.

Selain paparan materi dari dosen, mahasiswa peserta LKMM-Dasar juga dibekali materi oleh alumni Fakultas Pertanian UMK di hari kedua. Pada hari kedua pula, peserta diajak untuk bermain permainan secara berkelompok yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa kerjasama antar anggota tim.

Misbah, mahasiswa Agroteknologi angkatan 2018, selaku ketua panitia LKMM tahun 2019 manuturkan bahwa LKMM ini diadakan dengan tujuan untuk membentuk karakter generasi muda khususnya untuk pada mahasiswa agar memiliki jiwa kepemimpinan dalam berorganisasi.

“kegiatan ini juga akan membekali keterampilan dasar mahasiswa dalam berkomunikasi, mengenal potensi diri dan mengembangkan sifat kritis” terangnya.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan acara pensi dari masing-masing kelompok dan penutup di hari ketiga. (nindya_fp)

 

THAILAND - Penandatanganan MoU antara Universitas Muria Kudus dan Thaksin University dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2019 di Songkhla, Thailand. Acara diawali dengan presentasi dari kedua universitas dalam hal ini UMK diwakili  Rektor yaitu Dr. suparnyo, SH, MS. Dan pihak Thaksin University yaitu Vice President Assoct. Prof. Phaiboon Daungchan. Sesi kedua meeting dan diskusi yang dihadiri juga segenap jajaran vice President, IRO (Internasional realition office) dan dekanat, sedangkan dari pihak UMK selain rektor turut serta Dekan Fakultas Pertanian Ir. Zed Nahdi, M.Sc. dan representative OIA (Office of International Affairs) Nova Laili Wisuda, M.Sc.

Dalam sesi diskusi Asst. Prof. Dr. Surasak Kochapakdee,  dekan Faculty of Technology and Community development memaparkan mereka telah lama bekerjasama dengan Fakultas Pertanian sejak 2016 berupa Staff dan students exchange, hingga joint research. Ke depan diharapkan kegiatan akan lebih terbuka untuk semua fakultas di kedua universitas seperti kegiatan visiting lecturers, Internasional seminar, culture program dan joint research. (nova_fp)

KUDUS - Sebanyak 49 mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus mengikuti acara yudisium dan pelepasan ke 63 Periode Genap Tahun 2018/2019 calon wisudawan dan wisudawati di Aula Masjid Universitas Muria Kudus.

Dalam yudisium dan pelepasan wisudawan dan wisudawati kali ini merupakan yang terbanyak sepanjang sejarah Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus. Dengan jumlah wisudawan laki-laki sebanyak 32 mahasiswa dan dan perempuan sebanyak 17 mahasiswa.

Adapun untuk mahasiswa cumlaude berjumlah 14 orang dengan lulusan terbaik yaitu Luffa Ade Novita Sari, NIM 201541015 dengan perolehan IPK 3,92.

Dalam kesempatan tersebut Dekan Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus Ir. Zed Nahdi, M.Sc. menyampaikan bahwa acara pelepasan ini merupakan awal bagi mahasiswa untuk masuk ke dunia luar dimana seorang mahasiswa akan dituntut untuk bisa mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan di perguruan tinggi kepada masyarakat. "Hal ini juga merupakan wujud syukur kita kepada tuhan yang telah memberikan ilmu kepada kita, semoga kitatermasuk hamba Allah yang pandai bersyukur" tambahnya.

Ir. Zed Nahdi, M.Sc juga mengucapkan selamat kepada mahasiswa yang telah lulus jenjang Strata I Fakultas pertanian Universitas Muria Kudus. (fp_umk)

KUDUS - Kesadaran akan bahaya banjir di Kudus, ratusan mahasiswa Agroteknologi Universitas Muria Kudus melakukan kegiatan bersih sungai dengan warga setempat dan pihak dinas terkait. Mahasiswa yang tergabung dalam anggota BEM Fakultas Pertanian UMK turut mengajak mahasiswa baru angkatan 2019 untuk melakukan aksi yang dilaksanakan hari Jumat 4/10/2019 tersebut.

Kegiataan dimulai dengan mengambil sampah-sampah di sungai khususnya di bagian hulu sungai Gelis, Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog. Sebelum musim penghujan tiba, aliran sungai tak deras sehingga lebih leluasa untuk memungut plastik diantara bebatuan sungai. Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Provinsi Jawa Tengah, Puji Harini menuturkan bahwa Kegiatan bersih-bersih sungai Gelis ini adalah yang pertama, sedangkan untuk wilayah Jawa Tengah merupakan yang keempat kalinya

Dosen Agroteknologi mendukung dengan turut serta dalam kegiatan ini. Salah satu dosen yang mengikuti kegiatan tersebut, Drs. Hendy Hendro HS. M.Si mengatakan bahwa sungai gelis ini bermuara turun ke bawah sehingga sangat berpotensi bencana kalau sampah di aliran sungai menumpuk. Sampah yang paling banyak ditemukan yaitu sampah plastik. Sebanyak lima kuintal sampah plastik dapat dikumpulkan pada acara bersih sungai yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut. Acara ini juga diharapkan menumbuhkan semangat mengurangi sampah plastik bagi mahasiswa dan kekompakan mahasiswa Agroteknologi lintas angkatan. (nindya_fp)

Page 1 of 3