KUDUS - Jumat (4/10/2019), mahasiswa Agroteknologi Universitas Muria Kudus bersama warga desa Rahtawu dan pihak-pihak dinas terkait melakukan kegiatan bersih sampah plastik di sepanjang aliran hulu sungai Gelis.

Kegiatan ini didasari oleh semakin banyaknya sampah plastik yang ditemukan di wilayah perbukitan Muria khususnya di bagian hulu Sungai Gelis, Desa Rahtawu, Gebog, Kudus, Jateng. Kegiatan ini juga sebagai antisipasi menghadapi musim hujan yang akan datang.

Dikutip dari detik.com, Kaprogdi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus Drs. Hendy Hendro HS, M.Si mengatakan tujuan dari bersih-bersih sungai adalah untuk mengurangi sampah plastik atau limbah sehingga saat datang musim hujan sampah tersebut tidak menghambat aliran sungai.

“Giat bersih pada sungai di tingkat hulu dilakukan. Hilirnya kan di Kudus, jika tidak diatasi maka dampaknya bisa kena banjir” ujarnya.

"Rahtawu merupakan hulu sungai Gelis. Sampahnya banyak sekali. Kurang lebih ada 5 kuintal yang tadi dikumpulkan hanya sampah plastik," tambahnya. (fp_umk)

Sumber: news.detik.com

 

  

 

 

KUDUS - Universitas Muria Kudus dan Thaksin University Thailand telah lama melakukan kerjasama di bidang akademik. Diawali pada tahun 2016, kerjasama yang pernah dijalin antara lain program internship dosen selama satu bulan dilanjutkan pada tahun 2017 pengiriman tiga mahasiswa program Studi Agroteknologi dalam kegiatan AAUN bersama kampus malayasia indonesia serta jepang. Dari Thaksin University juga telah mengirim lima mahasiswa ke Universitas Muria Kudus untuk mengikuti kegiatan Joint Summer pada tahun yang sama.

Pada tahun 2018, tiga dosen Thaksin University yakni Dr. Samak Kaewsuksaeng, Dr. sorapong Benchasri dan Dr. Prisana Wongloom memberikan kuliah umum kepada mahasiswa agroteknologi Universitas muria Kudus. Dalam kesempatan tersebut mereka melakukan diskusi ilmiah dg segenap jajaran dosen membahas tentang kemungkinan kerjasama di bidang penelitian dan melakukan serangkaian konsorsium bersama.

Di tahun ini Dr. samak memberikan kesempatan  kepada dua mahasiswa agroteknologi yang terpilih untuk melakukan riset di thailand. Tema dari riset tersebut adalah "manajemen pasca panen buah". Negara seperti jepang dan thailand terkenal teknologi di bidang pasca panen buah, mereka mampu menyimpan buah-buahan dalam waktu yg lama dengn kondisi serta kualitas yg terjaga namun tetap memperhatikan keamanan pangan. Dua mahasiswa Agroteknologi UMK yakni Natasya Pradina dan Erna Mutiasari sedang mempelajari tentang teknologi mutakhir nano mouist dan pengaruhnya pada buah-buahan. Untuk Natasha Pradina dikhususkan dengan riset pada buah Melon Cantaloupe dan Erna Mutiasari melakukan riset pada buah jeruk endemik Thailand "somchuck". Diharapkan riset pada pertengahan oktober tahun ini, memberikan gebrakan pada students mobility UMK secara umum dan Progdi Agroteknologi UMK secara khusus. (nova_fp)

 

 

 

KUDUS - Potensi desa Jrahi dilirik oleh Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus (UMK) sebagai sesuatu yang patut untuk dikembangkan. Desa ini terletak di Kecamatan Gunung wungkal Kabupaten Pati atau sekitar 35 km dari pusat kota. Desa yang termasuk kedalam grand design perbaikan DAS Muria ini memiliki bambu yang melimpah dan baik kualitasnya. Bambu berjenis bambu petung ini memiliki rebung yang rasanya manis dan enak. Hal ini karena bambu petung ini hasil dari teknik budidaya kultur jaringan yang telah dilakukan oleh dinas kehutanan Pati.

Dosen Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian UMK, Drs. Hendy Hendro HS. M.Si menyatakan bahwa sebaiknya bambu di desa Jrahi tidak hanya dimanfaatkan rebungnya saja, namun dapat dimanfaatkan untuk lebih meningkatkan perekonomian dan daya guna lahan seperti menjadikan desa Jrahi menjadi desa hayati. Desa hayati (biovillage) adalah model pengelolaan lahan dengan menggunakan sistem pertanian terpadu, melalui program pengentasan kemiskinan, pemberdayaan mesyarakat, dan perbaikan lingkungan. Desa hayati bukan hanya konservasi plasma nutfah tetapi juga konservasi lingkungan, air dan lahan.

Selama ini bambu di desa Jrahi hanya dimanfaatkan tunas rebungnya saja, padahal jika dimanfaatkan dengan kreatif bambu dapat dijadikan bahan kerajinan yang bernilai ekonomi tinggi. Selain bambu terdapat beberapa tanaman seperti alpukat, nangka dan juga kopi. Bergandengan dengan Dinas Kehutanan, KLHK Pati dan dua guru besar dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Prof. Dr. Ir. MTh. Sri Mudiastuti dan Prof. Dr. Ir. Djoko Purnomo, Drs. Hendy Hendro HS. M.Si akan membuat konsep demplot agroforestry dengan komoditas/tanaman yang cocok di daerah tersebut. Saat ini empat orang mahasiswa progdi Agroteknologi UMK sedang melakukan penelitian yang merupakan bagian dari pembuatan konsep demplt tersebut. (nindya_fp)


 

 

Fakultas Pertanian Office of Interntional Affairs Universitas Muria Kudus mengirim dua orang mahasiswa ke thailand. Natasha Pradina dan erna mutiasari yang merupakan mahasiswa progdi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus yang beruntung mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan Students Exchange ke Thaksin University. Students exchange kali ini merupakan joint research yang bisa digunakan untuk tugas akhir mahasiswa yang bersangkutan.

Penelitian yang dilakukan dibimbing langsung oleh Asst. Prof.Dr. Samak Kaewsuksaeng yang merupakan Dosen dari Thaksin University Thailand. Penelitian tersebut membahas mengenai manajemen pasca panen buah melon dan jeruk varietas lokal somchuck yang dilaksanakan bulan september sampai dengan bulan oktober 2019. Selain penelitian, dua mahasiswa tersebut juga belajar tentang budaya dan kultur Thailand Selatan. Diharapkan kegiatan joint research atau students exchange ini dapat dilakukan setiap tahun.

"Adanya kegiatan Students Exchange mampu memberikan tambahan softskills dan membuka kesempatan menambah relasi bagi mahsiswa" tambah Asst.Prof. Dr.samak kaewsuksaeng . (nova)

Tiga mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus berhasil lolos seleksi penerimaan Beasiswa Joint Summer Program Universitas Muria Kudus.
Dalam seleksi tersebut ketiga mahasiswa Agroteknologi berhasil mendapatkan Beasiswa Gold/Full Scholarship yang akan dibiayai oleh Universitas. Tiga mahasiswa progdi Agroteknologi yang lolos yaitu Alinda Khusna, Orisa Merliyoga, dan Fatimah Nur Azzahro.
Mahasiswa yang berhasil lolos seleksi penerimaan beasiswa ini nantinya akan mengikuti kegiatan ke Bali pada tanggal 23-30 September 2019. (FP)

 

Mahasiswa Agroteknologi Fakultas pertanian Universitas Muria kudus mengikuti kegiatan  Agriculture Youth Leadership Camp (AYLC) yang diselenggarakan oleh Ikatan Badan Eksekutif Mahasiswa Pertanian (IBEMPI) 31 Juli-4 Agustus 2019. Ada 6 mahasiswa yang ikut dalam kegiatan ini yaitu Ahmad Taufiq Hidayat, Andika Pratama Irmansyah, Mutoharoh, Novita Narajunda, Launa Sofiana dan Isnaini Nitasari. Untuk kegiatan AYLC kali ini bertempat di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Serangkaian kegiatan seperti seminar nasional, dan kunjungan lapangan dilakukan untuk menambah wawasan mahasiswa tentang dunia pertanian dan melatih kemampuan mahasiswa dalam bidang entrepreneurship serta kepedulian sosial.

Kunjungan lapangan ke petani langsung untuk mengetahui berbagai masalah pertanian di Karanganyar Jawa Tengah

 

Kegiatan AYLC merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh IBEMPI yang bertujuan untuk menambah pengalaman dan relasi setiap anggota IBEMPI dari Fakultas Pertanian di Indonesia. (FP)

Agri-Relationship of ASEAN Universities Network yang atau "AAUN" merupakan forum Fakultas Pertanian tingkata ASEAN yang diselenggarakan 1 tahun sekali. Dalam acara AAUN 15- 28 AGUSTUS tahun 2019 yang diadakan di Aceh, disepakati bendera secara estafet diserahkan dari Unsyiah ke Universitas Muria Kudus. Penyerahan diwakili oleh Dekan Fakultas Pertanian Unsyiah Prof. Samadi dan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus Ir. Zed Nahdi, M.Sc. Tahun depan Universitas Muria Kudus melalui Fakultas Pertanian akan mengangkat  isu pengelolaan lingkungan bedasarkan kearifan lokal di kawasan Muria, acara tersebut akan diselenggarakan kurang lebih selama 2 pekan dengan berisi mini-kuliah, praktik, dan kompetisi ilmiah bidang pertnian. (Nova_FP)

Page 1 of 2