UMK – Sebanyak 22 mahasiswa dari berbagai negara yang tergabung dalam program Living In Asia (Lisia) 2019 diperkenalkan budaya, mulai dari Menara Kudus, batik Kudus hingga Kopi Muria yang merupakan komoditas asli Kudus. Baik batik dan kopi memiliki akar budaya dan sejarah dan seklaigus bernilai ekonomi.

Untuk kegiatan pengenalan Kopi Muria yang berada di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kudus dilakukan Jumat (18/1/2019). Seluruh mashsiswa yang tergabung dalam kegiatan Living In Asia (LISIA) 2019 langsung melihat praktek budidaya kopi hingga pembuatan kopi siap jual.

Shaitsa Azimi salah satu mahasiswa asal Afghanistan mengaku pengalaman pertama melihat tanaman dan proses pengolahan kopi. Karena di negara asalnya, kopi tidak ada. Namun tetap ada coffee shop.


UMK – Artis Ibu Kota Ali Syakieb dan beberapa artis lain melakukan pengambilan gambar atau shooting dui Universitas Muria Kudus (UMK) untuk film dengan judul ‘Biru Langit’. Film tersebut di produseri oleh alumni Jurusan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMK, Farichah Hanim.

Farichah Hanim sendiri merupakan owner dari brand hijab Ar-rafi yang sudah dikenal luas. ”Kebetulan kami juga baru launching production house (PH) AR beberapa waktu lalu,” katanya kemarin (12/1/2018).


UMK – Rektor Universitas Muria Kudus (UMK) Dr. Suparnyo bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan tanam pohon di Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kudus. Sebanyak 2.500 mahasiswa UMK turut serta dalam kegiatan tersebut bersama Perhutani dan masyarakat sekitar.

Kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara UMK, Pemerintah Provinsi dan Perhutani. Setidaknya ada 8.600 bibit tanaman yang ditanam di Pegunungan Kendeng yang berada di desa tersebut.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, ketika melihat kondisi wilayah pegunungan di Desa Wonosoco, jelas terlihat gundul. Dengan penanaman pohon diharapkan mampu untuk mengembalikan kondisi alam di pegunungan tersebut. ”Kita harus merawat bersama agar kedepan bisa lestari dan bermanfaat,” katanya Jumat (7/12/2018).


UMK – Universitas Muria Kudus berencana menggelar gerakan penghijauan di Pegunungan Patiayam, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang terlihat gundul dengan menanam 200.000 bibit tanaman sebagai upaya melestarikan lingkungan.

Wakil Dekan I Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus Hendy Hendro Hadi Srijono mengatakan, rencana penanaman di kawasan Pegunungan Patiayam yang ada di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. ”Karena hasil survei di lapangan kondisinya memang gundul sehingga memprihatinkan,” katanya kemarin (19/12/2018).