Mahasiswa Agroteknologi UMK Lakukan Riset di Thailand

KUDUS - Universitas Muria Kudus dan Thaksin University Thailand telah lama melakukan kerjasama di bidang akademik. Diawali pada tahun 2016, kerjasama yang pernah dijalin antara lain program internship dosen selama satu bulan dilanjutkan pada tahun 2017 pengiriman tiga mahasiswa program Studi Agroteknologi dalam kegiatan AAUN bersama kampus malayasia indonesia serta jepang. Dari Thaksin University juga telah mengirim lima mahasiswa ke Universitas Muria Kudus untuk mengikuti kegiatan Joint Summer pada tahun yang sama.

Pada tahun 2018, tiga dosen Thaksin University yakni Dr. Samak Kaewsuksaeng, Dr. sorapong Benchasri dan Dr. Prisana Wongloom memberikan kuliah umum kepada mahasiswa agroteknologi Universitas muria Kudus. Dalam kesempatan tersebut mereka melakukan diskusi ilmiah dg segenap jajaran dosen membahas tentang kemungkinan kerjasama di bidang penelitian dan melakukan serangkaian konsorsium bersama.

Di tahun ini Dr. samak memberikan kesempatan  kepada dua mahasiswa agroteknologi yang terpilih untuk melakukan riset di thailand. Tema dari riset tersebut adalah "manajemen pasca panen buah". Negara seperti jepang dan thailand terkenal teknologi di bidang pasca panen buah, mereka mampu menyimpan buah-buahan dalam waktu yg lama dengn kondisi serta kualitas yg terjaga namun tetap memperhatikan keamanan pangan. Dua mahasiswa Agroteknologi UMK yakni Natasya Pradina dan Erna Mutiasari sedang mempelajari tentang teknologi mutakhir nano mouist dan pengaruhnya pada buah-buahan. Untuk Natasha Pradina dikhususkan dengan riset pada buah Melon Cantaloupe dan Erna Mutiasari melakukan riset pada buah jeruk endemik Thailand "somchuck". Diharapkan riset pada pertengahan oktober tahun ini, memberikan gebrakan pada students mobility UMK secara umum dan Progdi Agroteknologi UMK secara khusus. (nova_fp)